Arsip untuk Lingkungan
19 Oktober 2009
· Disimpan dalam Lingkungan · Tagged Anyer Palazo Boutique Resort, apartemen, Apartemen Kebagusan, Bandung Trade Centre, Bekasi Trade Centre, Belmont Kebon Jeruk, Bukit Cimanggu City, Bukit Rivaria Sawangan, CBD Serpong, de EASTERN, depok maharaja, Depok Trade Centre, developer, gapura prima, ingkar janji, komplain, Metro Villa Cilegon, perumahan, sampah, Taman Kota Bekasi, Taman Raya, The Belezza Permata Hijau, The Bellagio Mega Kuningan, trade centre
Habis juga akhirnya kesabaran warga cluster nirwana perumahan Depok Maharaja, cluster yang secara geografi terletak di wilayah RT.06 RW.12 kelurahan Rangkapan Jaya kecamatan Pancoran Mas Kota Depok provinsi Jawa Barat ini, kemarin hari Minggu tanggal 18 Oktober 2009 beramai-ramai mendatangi developer PT. Abadi Guna Lestari untuk melakukan komplain mengenai perbaikan lingkungan cluster yang tidak beres-beres paska serah terima kepengurusan cluster dari pihak developer ke pengurus RT setempat.
Perusahaan yang juga merupakan grup dari perusahaan besar di bidang property Gapura Prima yang juga membangun perumahan seperti Bukit Rivaria Sawangan, Bukit Cimanggu City, Taman Raya, Taman Kota Bekasi, Metro Villa Cilegon, Anyer Palazo Boutique Resort, serta membangun beberapa apartemen seperti The Belezza Permata Hijau, CBD Serpong, The Bellagio Mega Kuningan, Apartemen Kebagusan, GP Plaza Gatot Subroto, de EASTERN, Belmont Kebon Jeruk, serta Trade Center seperti Bekasi Trade Centre, Bandung Trade Centre dan Depok Trade Centre (DTC) ini memang telah sering menerima komplain dari pembelinya, baik itu merupakan masalah lingkungan seperti sampah, maupun kualitas bagunan seperti dinding yang retak, sampai ke hal lainnya.
Dari hasil komplain beramai-ramai kemarin akhirnya dicapai kesepakatan antara warga cluster yang diwakili oleh pengurus RT.06 RW.12 yaitu Bapak Edy Gustian (Ketua RT), Bapak Sukanto (Sekretaris RT) dan Bapak Karyadi (Koordinator Lingkungan) dengan Bapak Jhonson dan Bapak Suryana (dari pihak developer) bahwa pihak developer akan menyelesaikan semua komplain warga yang telah diinventarisir sebelumnya secara bersama-sama ke cluster nirwana dalam tempo paling lama 30 hari.
Entahlah…, apakah pihak developer kali ini akan menempati janjinya. Soalnya ini bukanlah untuk pertama kali pihak developer menjanjikan hal yang sama setelah warga beramai-ramai mendatangi developer (karena kalau datang sendiri atau cuma beberapa orang lebih banyak ngak dianggap), namun selalu saja tidak ada realisasi dari janji-janji tersebut.
Pesan moral untuk kita semua…, hati-hati dalam memilih perumahan. Nama besar developer belum menjadi jaminan kualitas. Ada baiknya sebelum kita memilih suatu perumahan, tidak ada salahnya bertanya dulu di kiri dan kanan, termasuk mencari informasi sebanyak-banyaknya, baik itu dari media cetak, elektronik maupun media internet. Minta bantuan paman Google, ketik pakai keyword “komplain” + “nama perumahan” atau “nama developer” yang membangun perumahan tersebut, jangan-jangan hasil dari pencarian paman Google tersebut isinya komplain semua. kalau sudah begini…, lebih baik urungkan niat anda untuk mengambil rumah di perumahan tersebut kalau tidak mau makan hati nantinya.
29 Juli 2009
· Disimpan dalam Informasi, Lingkungan · Tagged 17 Agustus, bendera, cluster nirwana, depok, depok maharaja, gapura, lomba, lowongan, merah putih
Sebuah komunitas yang sedang berkembang pesat di daerah DEPOK, dalam rangka 17 Agustus 2009 saat ini membutuhkan banyak tenaga warga untuk mengisi posisi berikut:
- Peronce Bendera 25 orang.
- Pembuat Gapura 15 orang.
- Peserta Lomba 100 orang.
Persyaratan Umum:
- WNI yang bertempat tinggal di RT.06 RW.12 Kelurahan Rangkepan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.
- Sehat Jasmani dan Rohani.
- Bersedia bekerja secara ikhlas.
- Humoris, Kreatif, Inovatif dan Agresif.
- Bersedia berlokasi kerja di saung dan ditempat yang akan ditentukan kemudian.
- Memiliki perlengkapan kerja sendiri.
- Tidak sedang dalam ikatan kerja untuk mengejar deadline dengan tempat kerja sekarang.
Kompensasi dan Fasilitas yang akan didapat:
- Mendapatkan amal sesuai dengan performance pekerjaannya.
- Konsumsi (apabila ada kiriman warga).
- Mempererat tali silahturahmi antar warga.
- Dokumentasi akan di publish di milis dan Facebook.
- Ucapan terima kasih dari seluruh warga cluster.
Bagi warga yang berminat terhadap lowongan ini, dipersilahkan untuk secepatnya menghubungi:
PO BLOK S1/15 Cluster Nirwana, Depok Maharaja
Up. Bapak Fajar Luthfi
Sumber: Milis Cluster Nirwana
16 Juni 2009
· Disimpan dalam Lingkungan, Sosial · Tagged air mancur, cluster nirwana, depok maharaja, lapangan, rt 12, saung, volly

Minggu 7 Juni 2009 kemarin warga cluster nirwana kembali bergotong royong memperbaiki air mancur di pintu masuk cluster serta lapangan yang berada di belakang blok N.
Warga dibagi menjadi 2 kelompok, kelompok pertama bertugas untuk memperbaiki air mancur dengan cara mengecat ulang dan menambal dinding serta lantai air mancur dengan aqua proof dan kelompok lainnya membenahi lapangan agar bisa digunakan untuk bermain futsal dan bola volly.
Kerja bhakti akhirnya ditutup dengan acara makan siang bersama-sama di saung cluster nirwana dan pada sore harinya mencoba lapangan baru untuk bermain bola volly.
Ayo warga cluster yang lain, join bersama kita bermain bola volly setiap hari minggu sore… !!!
20 Mei 2009
· Disimpan dalam Lingkungan, Sosial · Tagged canda, cluster nirwana, kebersamaan, kerja bhakti, maharaja depok, tawa
Ternyata kebersamaan itu masih ada, ternyata tawa dan canda itu masih renyah nan murni, ternyata semangat itu terbangun dari rasa saling memiliki juga saling menyayangi.. ……
Semoga kebersamaan ini tidak lekang terhapus oleh angin kebencian dan gelombang keirian semata…..
Kebersamaan ibarat karang dilaut yang tetap berdiri kokoh walaupun setiap detik dihempas oleh deburan ombak juga badai……. ..
Kerja bakti dan kumpul bersama wujud kebersamaan dan kepedulian yang harus terus kita pertahankan bersama – sama…..
Betapa indahnya apabila sesama manusia bisa saling menyayangi dan mengasihi… ….
Sekali lagi semoga semua ini dapat terwujud dilingkungan yang kita cintai…… Amiiiiieenn
Terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi dalam acara kerja bakti bareng….
Mudah-mudahan acara selanjutnya lebih banyak lagi warga yang terlibat…. ..
Walaupun ada warga yang sakit dan pegal2 setelah kerja bakti tapi mereka tetap semangat…. .
Regards
Pengurus RT 06/12
1 Mei 2009
· Disimpan dalam Informasi, Keamanan, Lingkungan · Tagged babak, baru, cluster nirwana, depok, depok maharaja, hutang, kebersihan, peralihan, perumahan, petugas, security, taman
Tepat pada hari ini cluster nirwana memasuki babak baru …
Koq bisa… ?!! Ya iyalah, masak ya iya donk
Emang ada apa ?!! Ngak ada apa-apa koq… he… he.. he..
Sebenarnya ada apa-apa dink…, karena mulai hari ini cluster nirwana resmi di kelola oleh warga cluster sendiri, jadi bukan oleh developer depok maharaja lagi. Jadi mulai hari ini kita akan melihat security yang baru kita rekrut mulai bertugas, begitu juga dengan petugas kebersihan dan taman.
Terus bagaimana dengan hutang janji-janji developer ?!! Tenang…, meskipun kita sudah mengambil alih cluster untuk dikelola sendiri, namun hutang adalah hutang, jadi tetap kita tagih.
Maju terus cluster nirwana … !!!
20 Oktober 2008
· Disimpan dalam Lingkungan · Tagged 1 syawal, bathin, halal bi halal, idul fitri, lahir, maaf
Berhubung warga cluster nirwana udah banyak yang balik dari mudik, maka hari Sabtu malam Minggu kemaren diadakan acara Halal bi halal antar sesama warga cluster. Inti acaranya adalah bersilahturahmi saling memaafkan, siapa tahu selama ini telah melakukan kesalahan. Namanya juga bergaul antar sesama warga, kadang tanpa bermaksud menyakiti, ternyata ada juga yang tersakiti. Untuk itulah acara ini dibuat, sekalian juga untuk mencoba saung yang baru selesai dibangun. Ternyata kalo warganya sebagian besar pada ngumpul semua, saungnya masih belum cukup untuk menampung semua warga ….
Pada kesempatan ini juga saya mengucapkan :
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1429 H
Minal Aidin Wal Faidzin …
Mohon Maaf Lahir dan Bathin …
1 September 2008
· Disimpan dalam Lingkungan · Tagged arkon, bangku, ngabuburit, puasa, ramadhan
Marhaban… Ya Ramadhan…
Akhirnya bulan yang ditunggu-tunggu itu datang juga …, dan sepertinya kegiatan yang bakal menjadi favorit dibulan ini adalah kegiatan Ngabuburit. Nah demi kegiatan inilah sebagian Bapak-Bapak di cluster nirwana rela untuk bergotong royong untuk membuat sebuah fasilitas untuk ngabuburit yaitu sebuah bangku panjang di sudut jalan, tepatnya berada di sudut rumah S2/6 atau di seberang rumah S4/10.
Gotong royongnya dimulai dari angkat-angkat arkon yang berada nun jauh disana, sampai aduk-aduk pasir dan semen sampai jadi tukang kagetan. Moga-moga hari ini bangkunya bisa selesai dikerjakan dan mulai bisa digunakan untuk ngabuburit..
Special Thanks to Pak De yang telah bersusah payah membantu kita dalam penyelesaian bangku panjang tersebut.
19 Agustus 2008
· Disimpan dalam Lingkungan · Tagged 17, agustusan, balita, batita, bendera, futsal, lomba, merah, merdeka, putih, sepeda, tumpeng, umbul
Phuuuiiihh.., akhirnya berakhir juga rangkaian acara untuk memperingati HUT Republik Indonesia Ke 63. Ngak sia-sia semua pengorbanan selama ini…, meskipun badan rasanya ringsek dan kerjaannya selalu begadang, setidak-tidaknya acara puncak berlangsung dengan sukses.
Dimulai dari menyiapkan gapura 17 Agustusan, memasang umbul-umbul dan memasang bendera sampai mempersiapkan acara puncak untuk pertandingan anak-anak dan bapak-bapak.
Pada hari “H” (Hari Minggu, tanggal 17 Agustus 2008.) acara dimulai dari jam 7.00 pagi…, acaranya dimulai dengan lomba sepeda hias untuk anak-anak. Rute yang dilalui adalah mulai dari depan rumah Pak Edy dilanjutkan keluar komplek cluster nirwana dan berakhir kembali ke rumah Pak Edy.
Setelah itu anak-anak diajak ke blok S6 untuk melanjutkan acara lomba. Disini acara lomba dilanjutkan, ada lomba untuk BATITA, BALITA, Anak kelas 1-3 SD, Anak kelas 4-6 SD, Mbak-mbak dan para Orang tua.
Sore harinya acara lomba dilanjutkan dengan pertandigan Futsal untuk Bapak-bapak yang berakhir sampai masuk waktu Maghrib. Selepas Maghrib hampir seluruh warga cluster nirwana mulai berkumpul di depan rumah Pak Arman (Blok S4 No.10), adapun acara yang di gelar malam hari ini adalah lomba nasi tumpeng dan pengumuman serta dilanjutkan penyerahan hadiah perlombaan.
Secara keseluruhan acara berlangsung dengan sukses, jadi selamat untuk seluruh warga cluster nirwana, tahun depan menjadi lebih baik lagi. MERDEKAAAA … !!!!!
4 Agustus 2008
· Disimpan dalam Lingkungan · Tagged cluster, fasum, nirwana, warga
Belum juga fasum yang dibuat warga dengan memanfaatkan lahan kosong diantara blok S1 dan S6 dimanfaatkan secara optimal, pihak developer sudah kebakaran jenggot (ayo…, siapa yang bakar jenggot orang developer kemaren ?!!)
Dimulai dengan pemasangan patok-patok batas yang mengisyaratkan akan segera dibangun oleh pihak developer, dan dibalas oleh warga dengan menempelkan tulisan yang berbunyi “Tanah Milik Warga – Fasilitas Umum”, akhirnya mau tidak mau hari Sabtu kemaren tanggal 2 Agustus 2008, warga cluster dan pihak developer mengadakan pertemuan.
Intinya dari pertemuan itu warga menyatakan tidak bermaksud untuk menguasai tanah tersebut, melainkan kebutuhan akan fasumlah yang membuat warga nekat membangun lapangan ditempat tersebut, sementara pihak developer selama ini hanya menjual janji-janji manis doank …
Akhirnya dicapai kesepakatan, bahwa silahkan developer membangun di area yang sekarang dijadikan warga sebagai fasum apabila pihak developer telah menyediakan penggantinnya …, sebagai tindak lanjut dari kesepakatan ini, setelah pertemuan pihak developer langsung meratakan tanah yang berada dibelakang blok N yang nantinya akan dijadikan sebagai fasum bagi warga cluster (gitu donk…, jangan janji-janji mulu…!!)
29 Juli 2008
· Disimpan dalam Lingkungan · Tagged agustus, bambu, gapura, tripleks, tujuhbelasan
Karena bentar lagi Indonesia mau ultah…, maka sebagai penduduk Indonesia warga cluster nirwana ikut berpastisipasi mempersiapkan penyambutan hari H nya …
Jadilah hari Minggu kemaren warga bergotong royong untuk membuat sebuah gapura yang nantinya akan dipajang di pintu masuk cluster. Pengerjaan dilakukan di bawah pohon bambu di depan rumah Pak Robert Blok S6,
Dimulai dari pagi hari dengan peralatan dan bahan-bahan seadanya pengerjaan gapura tersebut. dilaksanakan.., berbekal desaign dari Pak Arnanto (thanks to Pak Arnanto, meskipun udah itu kita2 di tinggalin berangkat ke Malaysia…, trus siapa yang mau ditanya soal designnya ?!!) dipadukan dengan menggunakan mesin bor (thanks to Pak Anto) dan gergaji listrik (thanks to Pak Kamto) dan sumber listrik diambil dari rumah Pak Noval (thanks to Pak Noval)…, akhirnya gapura tersebut sedikit demi sedikit mulai kelihatan bentuk rangkanya …, sekarang tinggal ditambahkan penutupnya. Yang kita butuhkan sekarang adalah papan tripleks…. !!!
Untung pak Kamto baru bongkar kantor, jadi tripleks nya bisa diangkut ke cluster buat dijadiin gapura… he… he… he… (makasih sekali buat pak Kamto), sambil menunggu pak Kamto datang dengan Suzuki Karimunnya, kita minum-minum kopi dan coca cola sumbangan dari Pak Gatot dan Pak Edy (thanks to them).
Sampai jam makan siang tiba ternyata Pak Kamto belum juga kembali, padahal perut-perut kita udah berkukuruyuk…, untung Pak Asep berbaik hati menyediakan kita makan siang (makasih ya Pak Asep), maka makanlah kita semua dengan lahapnya.
Begitu Pak Kamto pulang membawa tripleks, kita kembali melanjutkan pekerjaan kita yang tertunta, berhubung matahari mulai condong ke barat, maka lokasi gotong royong yang berada di bawah pohon bambu yang semula teduh dari terik matahari maka sekarang lumayan panas menyengat.
Daripada kulit kita jadi item, mending kita pindah ke rumah kosong (karena belum ditempati) di samping rumah Pak Robert. Kebetulan rumah tersebut pintunya ngak dikunci…, jadi kita bisa memindahkan sumber listrik dari rumah Pak Noval kesana, soalnya kalo dari rumah Pak Noval kabelnya udah ngak nyampe.
Alhasil setelah peralatan listrik di tancapkan kita kembali memulai pekerjaan mengebor rangka dan memotong tripleks…., namun belum 3 menit kita melanjutkan pekerjaan… ehhhh pemilik rumah datang untuk mengecek rumah…., Tahukan akibatnya…, semua jadi salah tingkah…, soalnya ketahuan make listrik tanpa ijin pemiliknya…. he… he… he…, untung pemiliknya seorang yang baik hati, jadi ngak langsung marah-marah melihat kita masuk rumah dia tanpa ijin… (makasih ya Pak Roni…, jadi malu kita-kita minta ijinnya belakangan… )
Menjelang sore hari pekerjaan terpaksa di hentikan karena mendadak hujan turun…, ya mungkin hari libur besok or sabtu/minggu depan dilanjutkan pengerjaannya …